Sejarah Kue Bulan, Sudah Pernah Coba Belum?

Sejarah Kue Bulan dimulai dengan kisah mengenai seorang pahlawan kuni bernama Hou Yi. Ia adalah seorang pemanah heroik yang menembak 9 dari 10 natahari selama tahun bencana. Pada waktu itu, ada 10 matahari yang terbit sekaligus dan membuat dunia terasa seperti musim panas yang terik.

Pada suatu cerita legenda, Yi menjadi terkenal dan lupa dengan istrinya yang bernama Chang’e. dengan kekuatan barunya itu pun Yi lalu mendapatkan tawaran ramuan keabadian.

Tetapi, Chang’e yang kesal karena Yi telah berubah jadi kejam, mencuri ramuan tersebut, meminumnya sendiri, lalu melarikan diri ke bulan.

Yi yang saat itu marah lalu menembakkan panah ke arah Chang’e saat ia sedang terbang ke bulan namun tak mengenai sasarannya.

Saat ini, Chang’e diyakini sudah tinggal di bulan sebagai dewi dan akan dirayakan setiap festival bulan. Sejarah kue bulan juga memiliki asal dari zaman kuno.

Dimana dalam hal ini pada masa kemenangan bermain judi online di situs slot online yang sering kasih jackpot serta politik seperti misalnya penggulingan dinasti Mongol divisi situs slot. Di abad ke 13, bangsa Mongol pun lalu bisa berhasil menguasai China setelah melakukan berbagai usaha.

Waktu itu, ada Kubilai Khan yang mendirikan Dinasti Yuan dan memerintah dengan sangat ketat. Ia lalu memberikan perintah bagi para penjaga Mongolia untuk berjaga di luar semua rumah penduduk China.

Orang kepercayaan dari pemimpin pemberontak yang bernama Liu Bowen memberikan saran bahwa pemberontakan dilakukan tepat dengan festival Petengahan Musim Gugur saja.

Ia juga telah mendapatkan izin agar membagikan kue bulan untuk setiap penduduk China sebagai berkah untuk mendoakan kaisar Mongol supaya selalu panjang umur.

Di dalam tiap kue bulan akan ada selembar kertas yang berkata “bunuh orang – orang Mongol di hari ke 15 bulan ke 8.” Dikarenakan bangsa Mongol tak makan kue bulan, maka rencana mereka pun berhasil serta bangsa Mongol digulingkan.

Festival pertengahan Musim Gugur dengan bermain judi slot online jackpot terbesar ini berasal dari kebiasaan para pemujaan bulan sepanjang Dinasti Zhou lebih dari 3000 tahun lalu. Pada Tiongkok kuno, sebagian besar kaisar menyembah bulan di tiap tahunnya.

Lalu, kebiasaan itu pun diterima oleh rakyat lalu menjadi semakin populer dari waktu ke waktu. Kaisar tiongkok kuno memuja bulan di saat panen pada musim gugur.

Mereka melakukan ini karena mereka percaya kalau praktik itu akan memberikan mereka panen yang melimpah pada tahun selanjutnya.

Kebiasaan utnuk mempersembahkan kurban ke bulan berawal dari pemujaan dewi bulan. Raja mempersembahkan kurban ke bulan di musim gugur sepanjang DInasti Zhou Barat tepatnya di 1045 sampai dengan 770 SM.

Itulah bagaimana sejarah dari kue bulan yang terkenal enak. Semoga bermanfaat.